moment2Teman, sudah tiga hari adikku, Aby, sakit…bawaannya lemeesss aja. Kata dokter sih terkena penyakit mulut, kuku dan tangan (hand, foot and mouth diseases/HMFD) atau dikenal dengan ‘penyakit Singapura’…aduh deh…istilahnya aja aneh banget yah ?

 

Tapi udah dibawa ke dokter kok, sudah minum obat, dan Alhamdulillah dihari ketiga ini Aby sudah mulai baikan, sudah mulai main – main, lari – lari dan mau makan.

 

Kata Bu dokter, memang penyakit ini sedang menyerang beberapa anak – anak di Batam. Menurut Prof Dr dr Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(K), staf pengajar dari Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)/RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, bintil-bintil berisi cairan merupakan salah satu gejala khas dari penyakit MKT. “Coba lihat, apakah ada bintil-bintil berisi air dalam mulut si kecil dan sebagian di antaranya mungkin sudah pecah. Kalau ada, ini adalah salah satu gejala dari penyakit MKT,” ujar Sri Rezeki. Tulisan ini saya kutip dari majalah Ayahbunda, Teman.

moment11Di Indonesia, kebanyakan virus penyebab penyakit MKT termasuk enterovirus yang dikenal sebagai virus coxsackie A16 atau enterovirus 71. Virus coxsackie adalah sejenis enterovirus yang hidup di usus halus. “Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, biasanya penyakit ini akan sembuh sendiri dalam waktu 5–7 hari,” kata Sri.

 

Aduuh, semoga cepat sembuh adikku ya Allah..do’a kan ya teman – temanku ?

Teman – teman juga harus jaga kesehatan yah, biar tidak gampang sakit…..

 

Sekedar mengingatkan teman, ini gejala – gejala penyakitnya yang saya kutip dari Tempointeraktif :

Penyakit ini menyerang anak berumur di bawah 10 tahun dengan masa inkubasi selama tiga sampai empat hari. Gejala serangan penyakit ini ditandai dengan demam ringan dan kulit di sekitar tangan, kaki, mulut dan pantat melepuh. Jika daya tahan tubuh bagus, penderita bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari.

 

Hati – hati dan jaga kesehatan ya, teman – temanku…