Lihatlah teman, tumbuhan pare’ku tumbuh di antara taman depan rumah…

Pare (momordica charantia) termasuk golongan sayuran buah. Pare termasuk tumbuhan merambat yang memerlukan penopang para-para atau tumbuhan lain sehingga tanaman ini memiliki alat penopang yang berbentuk pilin.

Tanaman Pare  berasal dari kawasan Asia, namum tidak termasuk tumbuhan asli Indonesia. Meskipun pahit, pare dikenal memiliki punya banyak manfaat untuk kesehatan.

Selain serat, pare juga banyak mengandung vitamin C, Karoten, dan Kalium. Serat bekerja untuk mengatur kondisi di dalam usus dan berfungsi untuk mengatasi sembelit. Karotin dapat meningkatkan aktivitas mata. Dengan kandungan ini, maka pare dapat untuk mengatasi ataupun mengurangi keluhan rabun senja. Sedangkan Kalium berfungsi untuk mengatasi penyerapan natrium (garam) berlebih sehingga berkhasiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Vitamin C yang terkandung di dalam 100 gram pare sekitar 120 ml. Vitamin C ini berfungsi untuk menjaga kecantikan kulit, yaitu mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari. Itu berarti pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah.